Presiden Pakai Baju Adat Baduy WH : Ada Sistem dan Nilai Masyarakat Baduy Yang Bisa Dicontoh - MEGATRUST

Home / Daerah

Selasa, 17 Agustus 2021 - 13:39 WIB

Presiden Pakai Baju Adat Baduy WH : Ada Sistem dan Nilai Masyarakat Baduy Yang Bisa Dicontoh

Megatrust.co.id, SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim atau yang akrab disapa WH mengaku bangga dengan pakaian yang dikenakan Presiden Joko Widodo pada sidang istimewa DPR MPR RI pada Senin (16/8/2021).

Pasalnya, baju yang dikenakan Presiden Jokowi itu menggunakan baju adat Baduy asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Hal itu diungkap Gubernur Banten WH usai Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 Tingkat Provinsi Banten di Lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang (Selasa, 17/8/2021).

“Ada satu sistem dan pola kehidupan masyarakat Baduy yang perlu kita contoh, salah satunya sistem ekonomi gotong royong,” kata WH.

Baca Juga :  Puluhan Waralaba di Kota Cilegon Terancam Ditutup. Kenapa Ya?

Dikatakan WH, sistem sosial yang dimiliki masyarakat Baduy tentunya perlu di contoh oleh masyarakat yang ada di Provinsi Banten. Karena menurut WH, masyarakat Baduy bisa survive sejak ratusan tahun lalu.

“Sistem sosialnya memberikan suatu contoh tersendiri, di antaranya tradisi yang mengatur hubungan dengan masyarakat lain, sistem mengolah lahan, bagaimana mereka bisa survive sejak ratusan tahun lalu,” ungkapnya,” ujar WH.

Baca Juga :  Presiden Instruksikan Vaksin Booster, Wali Kota Tangsel Beranikan Diri Pertama Divaksin

“Sebuah nilai yang tidak lekang oleh dinamika perkembangan jaman,” tambah Gubernur.

Dikatakan dia, Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus memberikan makna hakiki amanah kemerdekaan untuk mengisi pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Salah satu upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat itu dengan memberikan layanan kesehatan dan pendidikan. Amanah kemerdekaan adalah membangun dan mensejahterakan rakyat,” ungkap Gubernur WH.

Baca Juga :  Polda Banten Ungkap Hasil Otopsi Korban Ledakan di Pandeglang, Ini Hasilnya.

“Kita tidak lagi mengusir penjajah dan melawan kolonialisme, tapi yang kita lakukan mengisi pembangunan dan mewujudkan harapan masyarakat. Tentunya itu tugas bersama kita,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga menghimbau kepada seluruh pihak agar mematuhi protokol kesehatan dalam Perayaan Hari Kemerdekaan RI ke 76, khususnya tidak menimbulkan kerumunan.

“Rayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tapi tetap mentaati protokol kesehatan,” pungkasnya. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kampus UMT Dituding Rusak Jatidiri Mahasiswa, Unjuk Rasa Tolak NKK-BKK

Daerah

Dishub Siapkan Gaji UMK untuk Jukir Pasar Baru Cilegon, Segini Besarannya?

Daerah

Bau Belerang yang Dirasakan Warga Taman Cilegon Indah, Kepala Dinas LH Cilegon : Kita Lihat Action Dari DLH Kabupaten Serang

Daerah

Ratusan Keluarga di Cilegon Belum Terima BLT BBM. Ini penyebabnya

Daerah

Surat Dari Sekda Kabupaten Serang Berpotensi Sebabkan Kontroversi saat Pilkades

Daerah

Liga Santri Piala KASAD di Cilegon Resmi Dibuka. Dandim : Liga Santri Jadi Ajang Gali Potensi dan Mental

Daerah

Pembukaan CSS Akkopsi 2024, Wali Kota Helldy Pamerkan Pengelolaan Co-Firing TPSA Bagendung

Daerah

Pangkas Birokrasi Pelayanan, KSOP Banten Maksimalkan Pelayanan Online Minta Didukung KPK