Ikut Hearing Guru Honorer, Mahasiswa Ditolak Bicara, Berujung Cekcok hingga Diusir - MEGATRUST

Home / Pemerintahan

Senin, 23 Agustus 2021 - 17:57 WIB

Ikut Hearing Guru Honorer, Mahasiswa Ditolak Bicara, Berujung Cekcok hingga Diusir

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurotul Uyun mendorong salah seorang mahasiswa di halaman tengah Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin (23/8/3021). (Amul)

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurotul Uyun mendorong salah seorang mahasiswa di halaman tengah Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin (23/8/3021). (Amul)

Megatrust.co.id, CILEGON – Ikut-ikutan Hearing atau dengar pendapat bersama guru honorer di DPRD Cilegon, mahasiswa ditolak untuk bicara. Ujungnya malah cekcok hingga diusir keluar.

Diketahui mahasiswa yang ditolak bicara saat rapat, yaitu mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau KAMMI. Mahasiswa itu mengikuti Hearing di ruang rapat komisi bersama puluhan guru honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Tenaga Honorer atau FKGTH Cilegon.

Peristiwa itu bermula, sekira pukul 12.45 WIB, salah seorang mahasiswa dari KAMMI mengangkat tangan hendak memberikan argumen. Saat memperkenalkan diri, ternyata itu mahasiswa. Sontak Wakil Ketua DPRD Hasbi Sidik menolak mahasiswa itu berbicara, karena forum rapat tersebut merupakan forum guru honorer.

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurotul Uyun mendorong salah seorang mahasiswa seraya menyuruh masuk ke ruangan Hasbi Sidik.

Namun, mahasiswa yang diketahui bernama Ediyansyah yang merupakan ketua KAMMI Cilegon terus ngotot agar dapat memberikan argumen untuk membela para guru honorer.

Baca Juga :  Ombudsman Sebut Pelayanan Publik di Kota Cilegon Masuk Zona Kuning. Helldy: Ada Penurunan.

Tidak berselang lama, Wakil Ketua DPRD Hasbi Sidik langsung menghampirinya, dan menyuruhnya keluar. Cekcok adu mulut, antara mahasiswa dengan Wakil Ketua DPRD itu tidak terhindarkan.

“Kalau kamu mau berbicara silahkan layangkan surat untuk udiensi,” kata salah seorang anggota DPRD yang mengaktifkan mikrofon.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Cilegon Hasbi Sidik yang berhadapan dengan mahasiswa, mengajak mahasiswa untuk keluar dan mengajak ngobrol di ruangannya.

Baca Juga :  Ombudsman Sebut Pelayanan Publik di Kota Cilegon Masuk Zona Kuning. Helldy: Ada Penurunan.

“Ayo kita keluar, bawa ke ruangan saya, bawa keruangan saya,” kata Hasbi dengan tegas serasa menyuruh Nurotul Uyun.

Usai keluar ruang rapat Komisi mahasiswa itu digiring oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurotul Uyun, menuju ruang Hasbi Sidik.

“Saya mau dibawa kemana ini? Mau diapain saya,” celetuk mahasiswa bernama Ediyansyah.

Baca Juga :  Ombudsman Sebut Pelayanan Publik di Kota Cilegon Masuk Zona Kuning. Helldy: Ada Penurunan.

Saat dikonfirmasi, Ketua KAMMI Cilegon Ediyansyah mengatakan, dirinya hadir di hearing bersama para guru honorer karena melihat keprihatinan para guru honorer yang mendapatkan gajih dibawah 1 juta.

“Kami diajak ngobrol sama pak Somy, beliau cerita ke kami kalau beliau sangat mengeluhkan kondisi kesejahteraan para guru,” kata Edi.

Diceritakan dia, peristiwa sampai dirinya diusir dari ruang rapat komisi bersama para guru honorer, karena dirinya di tolak berbicara atau memberikan pandangan mengenai guru honorer.

“Iya awalnya saya ditolak, kan kami juga dalam hal ini membela para guru honorer,” katanya. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Aset Milik Daerah di Sekretariat DPRD Dibakar Ludes. Pengadaan Sejak Tahun 1999

Pemerintahan

Inspektorat Kota Cilegon : ASN di Kelurahan Jangan Pungli

Pemerintahan

Sekarang, Legislatif dan Eksekutif di Kota Cilegon Akan Gelar Paripurna yang Sempat Ditunda, Berikut Agendanya

Pemerintahan

Begini Penerapan KTP Digital di Kota Cilegon

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Berikan Penghargaan pada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan

Pemerintahan

Alasan Sanuji Kembalikan Mobil Dinas Baru

Nasional

Usut Tuntas Maling Bansos, Kejati Banten Sabet Penghargaan Dari Kemensos

Pemerintahan

Pamit dari Jabatan Wakil Wali Kota Serang, Subadri Disambut Simpatisan