Dititipkan di Lapas, Kadishub Cilegon Tinggal di Ruang Isolasi Mandiri Covid-19 - MEGATRUST

Home / Hukrim

Selasa, 24 Agustus 2021 - 16:45 WIB

Dititipkan di Lapas, Kadishub Cilegon Tinggal di Ruang Isolasi Mandiri Covid-19

Foto : Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Cilegon  Amul/megatrus.co.id
Amul/megatrust.co.id

Foto : Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Cilegon Amul/megatrus.co.id Amul/megatrust.co.id

Megatrust.co.id, CILEGON – Tersandung kasus suap parkir di pasar Kranggot Cilegon, Kepala Dinas Perhubungan atau Kadishub Cilegon Uteng Dedi Apendi dititipkan di Lapas atau Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Cilegon.

Berdasarkan informasi yang diterima Megatrust.co.id, Kadishub Cilegon Uteng Dedi Apendi yang tersandung kasus suap parkir, tinggal di ruang Isoman atau Isolasi mandiri Covid-19, selama 20 hari ke depan.

Diketahui, Kadishub Cilegon Uteng Dedi Apendi yang tersandung kasus suap parkir di pasar Kranggot ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri atau Kejari Cilegon pada Kamis (19/8/2021).

Kadishub Uteng Dedi Apendi diduga bersalah telah menerima suap sebesar Rp530 juta dari pihak swasta, dan mengeluarkan Surat Izin Pengelolaan Tempat Parkir atau SPTP.

Selama 20 hari ke depan dari pertama ditetapkan tersangka oleh Kejari Cilegon yang bersangkutan mendekam di ruang khusus isolasi mandiri Covid-19 Lapas Cilegon.

“Ini prosedur yang berlaku untuk setiap tahanan baru yang ditahan di Lapas Cilegon,” ujar Kepala Seksi (Kasi) pembinaan narapidana Lapas Cilegon, Muhamad Khapi saat dihubungi, Selasa (24/6/2021).

Nantinya Uteng akan ditempatkan di sini selama 14 hari sebelum dipindahkan ke blok hunian tahanan sampai proses persidangan selesai.

Pria yang biasa dipanggil Khapi ini menjelaskan dipindahkannya ke tempat tersebut dilihat dari perkembangannya selama menjalani isolasi.

“Jika tidak terkena Covid-19 langsung dipindahkan ke ruang tahanan umum jika sesuai jadwal pada Kamis (2/9/2021),” jelasnya.

Saat ini, di ruang isolasi Covid-19 Uteng menjalaninya bersama lima tahanan baru lainnya yang juga baru masuk. Selama penahanan 14 hari ini Uteng belum bisa dikunjungi oleh keluarganya.

“Keluarga yang ingin mengunjungi bisa melalui fasilitas video call yang kami sediakan setiap hari tentunya dengan daftar terlebih dahulu,” ungkapnya.

Khapi mengungkapkan tidak ada perlakuan khusus terhadap Uteng artinya diperlakukan sama seperti tahanan lainnya. Begitu juga fasilitas yang didapatkan juga sama dengan tahanan lainnya.

“Fasilitas dalam kamar hanya untuk tidur dan MCK saja, di luar sarana olahraga, tempat ibadah, ruang membaca, dan ruang video call yang ini semua juga dapat dimanfaatkan oleh seluruh tahanan tidak hanya Uteng saja,” terangnya.

Khapi mengatakan saat ini Uteng di Lapas Cilegon dalam keadaan sehat. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Bejat! Tidak Kuat Nahan Nafsu, Pacar Ibu Pegang Alat Vital Anak

Hukrim

Maling Perlengkapan Wartawan, Pelaku Diringkus Polisi.

Hukrim

Polisi Ungkap Penemuan Mayat dalam Karung. Ini Sosok Pembunuhnya.

Hukrim

Nahas, Anggota Polsek Tangerang Tertembak Saat Buru Pelaku Curanmor

Hukrim

Belum Satu Tahun Menikah, Venna Melinda Laporkan Ferry Irawan ke Polisi

Hukrim

Diiming-Imingi Kerja di Butik. Gadis Asal Kota Cilegon Dijual ke Pekanbaru, Dipaksa Jadi Lonte

Hukrim

TEGA! Tukang Tambal Ban di Cilegon Diduga Aniaya Istrinya Hingga Tewas

Hukrim

Kasus Ibu Bawa Bayi Dalam Tas di Cilegon, Ini Faktanya…