Usut Tuntas Maling Bansos, Kejati Banten Sabet Penghargaan Dari Kemensos - MEGATRUST

Home / Nasional / Pemerintahan

Selasa, 24 Agustus 2021 - 15:30 WIB

Usut Tuntas Maling Bansos, Kejati Banten Sabet Penghargaan Dari Kemensos

Foto : Kejati Banten Reda Manthovani menerima penghargaan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial di Jakarta Pusat. Selasa (24/8/2021).
Dok. Kejati Banten/megatrust.co.id

Foto : Kejati Banten Reda Manthovani menerima penghargaan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial di Jakarta Pusat. Selasa (24/8/2021). Dok. Kejati Banten/megatrust.co.id

Megatrust.co.id, SERANG – Kejaksaan Tinggi atau Kejati Banten melalui Kejaksaan Negeri atau Kejari Kabupaten Tangerang mengusut tuntas maling bansos. Atas kinerja dimasa Pandemi, Kejati Banten sabet pengharapan dari Kemensos atau Kementerian Sosial RI. Selasa (24/8/2021).

Kejati Banten melalui Kejari Kabupaten Tangerang yang mengusut tuntas maling bansos, akhirnya mendapatkan penghargaan langsung dari Kemensos RI. Penghargaan itu diberikan langsung kepada Kejati Banten Reda Manthovani di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial di Jakarta Pusat.

Penghargaan diberi lantaran Kejari Kabupaten Tangerang yang merupakan Bagian dari Wilayah Hukum Kejati Banten berhasil melakukan penyidikan Tipikor dana Bantuan Sosial atau Bansos di Kabupaten Tangerang atau berhasil usut tuntas maling bansos.

Sebelumnya, Kejari Kabupaten Tangerang menyebut ada dana Program Keluarga Harapan atau PKH yang masuk ke kantong oknum pendamping sosial di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Total dana PKH tersebut mencapai Rp3,5 miliar tahun 2018-2019.

Baca Juga :  Serem! Baru Pindah ke Gedung Barjas, ASN Pemkot Cilegon Kesurupan Usai Salat Ashar

Dalam kasus itu, Kejari Kabupaten Tangerang menetapkan dua oknum pendamping sosial. Modus oknum tersebut meminta ATM dari KPM atau Keluarga Penerima Manfaat untuk mencairkan uang PKH.

Namun, uang PKH yang dikembalikan kepada KPM tidak sesuai jumlah pencairannya karena sudah diambil pendamping sosial sekitar Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per KPM.

Baca Juga :  Serem! Baru Pindah ke Gedung Barjas, ASN Pemkot Cilegon Kesurupan Usai Salat Ashar

Adapun kerugian uang yang tidak disalurkan itu sebesar Rp800 juta untuk empat desa yang berlokasi di Kecamatan Tiga Raksa, Kabupaten Tangerang.

Kepala Kejati Banten Reda Manthovani saat di konfirmasi membenarkan kejaksaan tinggi Banten mendapatkan penghargaan dari Mensos RI.

“Iya betul, hari ini sudah diterima penghargaan yang diberikan ibu Menteri Sosial RI. Penghargaan ini merupakan keberhasilan aparat penegak hukum dalam rangka dukungan pemberantasan tindak pidana korupsi pada program keluarga harapan yang terjadi ditengah pandemi Covid-19,” katanya.

Baca Juga :  Serem! Baru Pindah ke Gedung Barjas, ASN Pemkot Cilegon Kesurupan Usai Salat Ashar

Menurut Reda, upaya yang telah dilakukan oleh jajaran Kejaksaan, tidak saja sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan terwujudnya keadilan, melalui program PKH.

“Kejari Tangerang telah berhasil mengungkap adanya dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana kegiatan PKH dan dana yang seharusnya menjadi hak bagi masyarakat yang membutuhkan, namun penyalurannya justru dimanfaatkan oleh sebagian pihak untuk memperoleh keuntungan,” ujarnya. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Video Pamer Uang yang Diduga Dirut Perumda Pasar Niaga, Pengamat Minta Bupati Tangerang Copot Syaefunnur Maszah

Nasional

Ide Lomba 17-an yang Mendidik Bagi Anak-anak, Wajib Dicoba.

Nasional

Ratusan Petugas Haji Bakal Dapat Bimtek, Kemenag Lakukan Pola Baru

Nasional

Mendapat Intruksi dari Megawati, Bantaran Sungai Cisadane Ditanam Mangrove

Nasional

Rumah Warga di Perumahan Citoh Cluster Ciremai Dibobol Maling

Nasional

Nataru 2024, Gunung Anak Krakatau dan Cuaca Buruk jadi Perhatian Kementerian untuk Penyeberangan di Pelabuhan Merak

Nasional

Jendral Bintang 3 Mabes Polri Turun Gunung Datangi Puskesmas Cilegon

Nasional

Kaesang Terbang ke Surabaya, Koper Malah Terbawa ke Kualanamu Medan