Mahasiswa KAMMI Kembali Bikin Ricuh, Kali ini di Rapat Paripurna Pengesahan KUA/PPAS. Begini Kronologisnya. - MEGATRUST

Home / Peristiwa

Senin, 6 September 2021 - 15:02 WIB

Mahasiswa KAMMI Kembali Bikin Ricuh, Kali ini di Rapat Paripurna Pengesahan KUA/PPAS. Begini Kronologisnya.

Foto : Mahasiswa KAMMI tengah diamankan oleh petugas yang berjaga di rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Senin (6/9/2021).
(Istimewa).

Foto : Mahasiswa KAMMI tengah diamankan oleh petugas yang berjaga di rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Senin (6/9/2021). (Istimewa).

MEGATRUST.CO.ID, CILEGONMahasiswa KAMMI atau Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, kembali bikin ricuh. Kali ini, KAMMI bersuara saat rapat paripurna pengesahan KUA/PPAS di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Senin (6/9/2021).

Begini kronologisnya. Informasi yang berhasil dihimpun Megatrust.co.id, saat paripurna berlangsung dan saat ketua sidang Isro Mi’raj hendak membacakan putusan hasil Paripurna, tiba-tiba terdengar suara pluit berbunyi, dari atas balkon ruang rapat paripurna, ternyata ditiup oleh mahasiswa.

Baca Juga :  Gempa Kembali Terjadi Guncang Banten Berkekuatan Magnitudo 5,4 Dirasakan Hingga Tambun

Sontak, petugas keamanan langsung mengamankan mahasiswa yang meniup pluit itu. Sementara mahasiswa lainnya mencoba membentangkan spanduk dari atas balkon bertulisan KAMMI menggugat, tolak politisasi dana APBD’

mahasiswa KAMMI membuat ricuh saat paripurna pengesahaan KUA/PPAS, langsung diamankan petugas dan diusir keluar ruangan dengan beberapa petugas keamanan. Sementara paripurna pengesahan KUA/PPAS tahun 2022 tetap berlangsung.

Sebelumnya, mahasiswa KAMMI membuat onar juga saat mengikuti Hearing bersama guru honorer di ruang rapat komisi pada 23 Agustus 2021 lalu.

Baca Juga :  Warga Cilegon Geger Temukan Jasad Bocah Mengambang di Bekas Galian Bata

Ketua KAMMI Cilegon Ediyansyah mengatakan, dirinya bersama 3 rekannya terpaksa masuk ke ruang rapat paripurna dengan membawa spanduk dan pluit. Karena dirinya menilai pembahasan KUA/PPAS 2022 itu dilaksanakan tertutup dan tidak terbuka.

“Pada saat rapat itu kan di luar kota, dan tidak melibatkan tokoh masyarakat saat pembahasan rapat KUA/PPAS. Hanya eksekutif dan legislatif saja,” katanya

“Tiba-tiba mengesahkan dan di Paripurnakan saja, seolah-olah tidak terbuka kepada masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Warga Cilegon Geger Temukan Jasad Bocah Mengambang di Bekas Galian Bata

Disinggung soal, mengapa menyampaikan aspirasi di rapat paripurna. Menurut Ediyansyah, pihaknya tidak memiliki kesempatan dan tidak memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi. Sehingga menyampaikan aspirasi di dalam rapat paripurna.

“Mau demo kan sedang PPKM sekarang, jadi kita tidak ada ruang buat menyampaikan aspirasi,” kata dia.

Sementara itu, dirinya bersama 3 rekan lainnya langsung diusir petugas keamanan keluar gedung DPRD Kota Cilegon. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Hukrim

MEMALUKAN! Kepala Sekolah dan Guru di Kota Serang Diduga Baku Hantam Gegara Whatshapp Group, Begini Kronologinya

Pemerintahan

Al Muktabar Diperpanjang Menjabat Pj Gubernur Banten

Pemerintahan

DPAD Cilegon Godok Milineal Mahir Bahasa Asing

Peristiwa

WhatsApp Down, Netizen Serukan Pindah ke Telegram

Peristiwa

Ratusan Driver Ojol se-Kota Serang Konvoi Kawal Jenazah Seorang Ojol yang Tewas Tertabrak Kereta Api

Hukrim

Hanya Pakai Celana Dalam, ODGJ Serang Imam Masjid Agung Cilegon

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Pastikan Open Bidding 7 Pejabat Tidak Ada Kongkalikong

Peristiwa

Pondok Pesantren Al Hasyimiyah Kebakaran, Camat Ciwandan Pastikan Tidak Ada Korban, INI DUGAAN PENYEBABNYA