Komunitas VW Indonesia Sasar Vaksinasi Pelajar YPKS - MEGATRUST

Home / Nasional

Selasa, 7 September 2021 - 12:31 WIB

Komunitas VW Indonesia Sasar Vaksinasi Pelajar YPKS

Foto : Salah seorang siswa YPKS sedang di suntikan Vaksin di lengan kirinya oleh petugas kesehatan di, lapangan Sport Center KS, Selasa (7/9/2021)  AMUL/MEGATRUST.CO.ID.

Foto : Salah seorang siswa YPKS sedang di suntikan Vaksin di lengan kirinya oleh petugas kesehatan di, lapangan Sport Center KS, Selasa (7/9/2021) AMUL/MEGATRUST.CO.ID.

MEGATRUST.CO.ID, CILEGON – Komunitas VW Indonesia sasar vaksinasi pelajar YPKS atau Yayasan Pendidikan Krakatau Steel, Selasa (7/9/2021). Sebanyak 1.700 vaksin disiapkan untuk menyasar pelajar.

Pelaksanaan vaksinasi yang dimotori Komunitas VolksWagen atau VW Indonesia yang menyasar pelajar YPKS dilaksanakan selama tiga hari ke depan. Selain pelajar YPKS, juga menyasar para putra dan putri karyawan KS dan warga sekitar.

Komunitas yang tergabung dalam VolksWagen Indonesia Association, itu sudah melakukan vaksinasi yang menyasar masyarakat di DKI Jakarta, menggunakan mobil VolksWagen nya.

Komisaris Jendral (Komjen) Purn. Nanan Soekarna selaku ketua VW Indonesia mengatakan, vaksinasi yang di selenggarakan di Kota Cilegon sudah bekerjasama dengan Pemkot Cilegon dan KKP atau Kantor Kesehatan Pelabuhan.

“Targetnya pelajar, iya kita mengikuti program pemerintah. Tadi pak Wali Kota mengatakan, kalau masyarakat umum sudah 40 persen, sekarang mulai pelajar SMP ke atas,” katanya usai meninjau vaksinasi pelajar.

Kata mantan Wakapolri, itu vaksinasi tersebut merupakan program dari pemerintah. Pihaknya membantu menyediakan tempat dan sarana beserta peserta vaksinatornya.

“Program serbuan vaksin Indonesia. Kami dari Komunitas VW Indonesia bekerja sama dengan yayasan Krakatau Steel dan KKP, itu melaksanakan vaksinasi,” katanya.

“Pemerintah menyiapkan vaksinnya, kita membantu penyelenggaraan vaksinnya. Tidak hanya disini tapi di mana-mana,” imbuhnya.

Diungkapkan dia, vaksinasi di Kota Cilegon disediakan sebanyak 1.700 vaksin dan akan diselenggarakan selama 3 hari ke depan

“Kita mendapatkan jatah vaksin sebanyak 1.700 vaksin, itu untuk besok dan lusa, mudah-mudahan itu menambah presentase jumlah vaksinasi di Kota Cilegon,” ujarnya.

Selain di Cilegon, kata dia, vaksinasi yang dilakukan oleh Komunitas VW, itu dilakukan di DKI Jakarta dengan mobilisasi menggunakan mobil VW.

“Kemarin kita di Jakarta sama melakukan program vaksinasi bekerja sama dengan Pemda DKI. Kita masuk ke tempat tempat, yang tidak ada gedungnya, kita menyusuri dengan menggunakan mobil VW kepada masyarakat. Langsung kita datangin dengan mobil VW nya,” ungkapnya.

Ketua YPKS Aris Subrata mengatakan, vaksinasi yang dilakukan oleh komunitas VW itu menyasar pelajar YPKS diusia 12 tahun sampai 17 tahun.

“Kita akan melakukan vaksinasi selama e hari sejumlah 1.700 vaksin, kami dapet dari KKP dan Polres Cilegon. Untuk usianya dari 12 tahun sampai 17 tahun,” katanya.

“Yang ikut vaksin ini dari YPKS dari SMP Al Azhar 27, SMP YPWKS, SMA Al Azhar 06, dan SMK YPWKS. Kemudian kami juga mengikutsertakan putra putri dari karyawan dan juga dari warga sekitar,” sambung dia.

Dikatakan dia, total siswa keseluruhan YPKS ada 4.000 siswa. Akan tetapi yang di vaksin sebanyak 1.700 siswa merupakan yang belum di vaksin sisanya sudah divaksin.

“Total seluruh siswa yang ada sebanyak 4.000, kebetulan yang di vaksin disini itu yang belum mengikuti vaksinasi,” ungkapnya. (Amuk/red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Masih Jadi ‘Buronan’ Ibu-Ibu. Polisi Sidak Pabrik Minyak Goreng di Cilegon. Segini Produksinya…

Nasional

PT Krakatau Argo Logistics Buka Lowongan Kerja, Buruan Daftar Ini Syarat Kualifikasinya

Nasional

BREAKING NEWS. Jokowi Umumkan Kenaikan Harga BBM. Ini Harganya

Nasional

Menghindari SARA dan Bijak di Media Sosial untuk Terwujudnya Bhineka Tunggal Ika

Nasional

Mau Pindah BPJS Kesehatan Mandiri ke PBI? Ini Syarat dan Caranya

Nasional

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketum PSSI, Netizen Respon Positif

Nasional

PPKM Diperpanjang Hingga 2 Agustus, Seluruh Sektor Diperbolehkan Buka Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Nasional

Dokter Ini Minta Pasien Larang Anak Bawa Latto-latto ke Rumah Sakit, Bikin Naik Darah