Proyek DPUTR Cilegon Kejar-kejaran dengan Datangnya Musim Penghujan - MEGATRUST

Home / Daerah

Sabtu, 18 September 2021 - 17:38 WIB

Proyek DPUTR Cilegon Kejar-kejaran dengan Datangnya Musim Penghujan

FOTO : Salah seorang pekerja sedang berada di atas tengah mengerjakan gedung Setda Kota Cilegon.  Amul / megatrust.co.id

FOTO : Salah seorang pekerja sedang berada di atas tengah mengerjakan gedung Setda Kota Cilegon. Amul / megatrust.co.id

Megatrust.co.id, CILEGON – Proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Kota Cilegon kejar-kejaran dengan akan datangnya musim penghujan di akhir tahun.

Pasalnya, DPUTR Kota Cilegon mengejar proyek perbaikan drainase di beberapa kecamatan, normalisasi kali, juga lanjutan pembuatan tandon di Kelurahan Sukmajaya Kota Cilegon, rampung sebelum musim penghujan datang.

Mengingat, beberapa titik di Kota Cilegon sangat rawan banjir seperti di wilayah Kecamatan Jombang, Cibeber, Ciwandan, Pulomerak, dan Grogol.

Tidak hanya pekerjaan perbaikan yang dikejar DPUTR Kota Cilegon, melainkan sejumlah pekerjaan proyek DPUTR juga kudu rampung sebelum masuknya musim penghujan, seperti perbaikan Jalan Lingkar Selatan, dan tampak muka Setda Cilegon.

Baca Juga :  Ombudsman Sebut Pelayanan Publik di Kota Cilegon Masuk Zona Kuning. Helldy: Ada Penurunan.

FOTO : Kondisi JLS yang sedang di kerjaan oleh para pekerja. (Amul/megatrust.co.id)

Kepala DPUTR Cilegon, M Ridwan mengatakan, pihaknya sejak awal sebelum proyek mulai dikerjakan sudah mewanti-wanti kepada rekanan dan konsultan untuk mengantisipasi hujan disaat proyek dikerjakan. Hal itu diingatkan karena musim penghujan akan berlangsung lama hingga Desember 2021 mendatang.

“Sudah diawal, kita sampaikan kepada rekanan, konsultan. Saya beri arahan, pertama, agar melihat schedule waktu. Kemudian yang kedua soal cuaca. Cuaca perlu diperhatikan, kemungkinan ini akan panjang sampai Desember,” ujar Ridwan ditemui di Kantornya.

Baca Juga :  Gempa dengan Kekuatan Magnitudo 6,7 Guncang Banten, Karyawan Pabrik di Cilegon Berhamburan

Kata dia, faktor hujan haruslah diperhitungkan ketika proyek dikerjakan. Metode kerja untuk mengantisipasi kendala itu sudah harus dipersiapkan dengan baik.

“Ini harus diperhitungkan, metode kerjanya.
Baik itu nanti tukang diperbanyak, alatnya juga perbanyak, material dipercepat.
Kalau perlu, pekerja sampai lembur supaya tidak melewati jatuh tempo waktu pelaksanaan,” terangnya.

Sejauh ini belum ada laporan kendala proyek terlambat dikerjakan karena faktor hujan. Meski demikian, ia mengingatkan anak buahnya untuk ketat melakukan pengawasan.

“Saya juga minta laporan tiap hari. Dari kita sendiri juga harus rajin mengingatkan,” bebernya.

Untuk diketahui, sejumlah proyek fisik yang sudah mulai dikerjakan diantaranya proyek pembangunan Tampak Muka Kantor Walikota, proyek perbaikan jalan, jembatan dan saluran drainase di Jalan Lingkar Selatan (JLS). Proyek-proyek tersebut diperkirakan selesai dikerjakan pada November 2021.

Baca Juga :  Manfaatkan Hari Libur, PMI Kota Tangerang Buka Vaksinasi Booster

Sementara, beberapa proyek yang akan dikerjakan saat ini adalah pembangunan Parkir Gedung Setda Baru, betonisasi jalan di wilayah Kelurahan Cikerai dan lanjutan pekerjaan tandon di Kelurahan Sukmajaya.

“Yang sedang proses saat ini, pertama lanjutan gedung setda lantai 6. Itu untuk parkir, lanscapenya, kita selesaikan tahun ini. Kemudian ada jalan betonisasi di Cikerai. Sementara tandon di Sukmajaya, sekarang sedang di bidang teknis,” pungkasnya. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Korban Banjir Kota Serang, Tiga Orang Ditemukan Tewas

Daerah

Gubernur Banten Wahidin Halim Cabut Laporan Terhadap 6 Buruh Yang Terobos Ruang Kerja

Daerah

Tidak Terakomodir Proyek unit 9 dan 10 PLTU Suralaya, Nelayan Ancam Turun Demo

Daerah

Tak Hanya Nasional, Produk UMKM Kota Cilegon Perang di Tingkat International

Daerah

Tes Akhir, Ratusan Calon PPK di Cilegon Bakal Ikuti Wawancara

Daerah

Selama Kepemimpinan Helldy Sanuji Hingga Saat Ini, Segini Jumlah Ruang Terbuka Publik yang di Bangun di Kota Cilegon

Daerah

Peringati Hari Guru, Pemkot Tangerang Terus Upayakan Kesejahteraan Bagi Guru di Kota Tangerang

Daerah

Batal. Siswa SMP Baru di Cilegon Tidak Jadi Dapat Handphone. Ini Kata Kadindik Baru