Cerita Pemilik Warung yang di Hantam Truk Tangki, Hingga Kayu Nancap di Perut Sopir - MEGATRUST

Home / Peristiwa

Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:11 WIB

Cerita Pemilik Warung yang di Hantam Truk Tangki, Hingga Kayu Nancap di Perut Sopir

FOTO : Salah seorang warga sedang melihat kendaraan truk tangki yang nabrak warung di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon Banten, Selasa (26/10/2021). Amul/megatrust.co.id

FOTO : Salah seorang warga sedang melihat kendaraan truk tangki yang nabrak warung di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon Banten, Selasa (26/10/2021). Amul/megatrust.co.id

Megatrust.co.id, CILEGON – Siapa yang tahu maut menjemput, kesempatan hidup masih dirasakan pemilik warung bernama Pondang Sitorus, usai di hantam truk tangki air, pada Selasa (26/10/2021).

Peristiwa, terjadi sekira pukul 12.30 WIB, awalnya terdengar gemuruh oleh salah satu anak Pondang Sitorus, bernama Tesa Lonika saat sedang makan bersama adiknya Samuel Cresfo, di dalam warung.

Biasanya, Pondang Sitorus makan di depan warungnya, namun hari ini keluarga kecil itu ingin makan di dalam warung. Siapa sangka peristiwa maut akan terjadi saya makan siang.

“Awalnya saya mendengar gemuruh, terus tiba-tiba truk tangki nabrak warung. Saat itu, saya sedang makan bersama adik dan ibu saya di dalam warung,” kata Tesa.

Baca Juga :  Gempa Kembali Terjadi Guncang Banten Berkekuatan Magnitudo 5,4 Dirasakan Hingga Tambun

“Biasanya saya makan siang di depan warung bersama ibu dan adik saya. Tapi hari ini kenapa makan siang ini pengen di dalam,” tambahnya.

Setelah menabrak warung milik Pondang Sitorus, truk tangki air berhenti setelah menabrak bengkel motor milik Firmansyah.

Terhentinya truk tangki dengan nomor polisi B-9029-PNS, itu berbarengan dengan tertancapnya sepotong kayu kaso di perut sopir bernama Ahmad Sibli asal Ciwandan.

Baca Juga :  Gempa Kembali Terjadi Guncang Banten Berkekuatan Magnitudo 5,4 Dirasakan Hingga Tambun

“Ia itu perutnya tertancap kaso, langsung diturunin oleh warga dan dibawa oleh angkot ke rumah sakit,” kata Rohmah salah seorang warga.

Ahmad Sibli, meninggal dunia saat perjalanan menuju Rumah Sakit Krakatau Medika atau RSKM Cilegon.
Perut Ahmad Sibli tertusuk kayu kaso berpaku, ia dievakuasi oleh angkot yang melintas dalam kondisi perut terburai.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi karena Ahmad Sibli si sopir truk tangki air mengantuk. Melaju dari arah Pulomerak, Ahmad Sibli pasang lampu sain kanan karena hendak masuk ke gang di Lingkungan Baru 1.

Baca Juga :  Gempa Kembali Terjadi Guncang Banten Berkekuatan Magnitudo 5,4 Dirasakan Hingga Tambun

Namun disaat yang sama, sebuah motor Yamaha Mio putih dengan nomor polisi A-4166-GR melaju dari arah yang berlawanan. Terkaget-kaget dengan adanya motor Yamaha Mio dari arah berlawanan, Ahmad Sibli yang hendak belok kanan masuk gang hilang kendali.

Gara-gara kejadian ini, empat orang turut mengalami luka-luka ringan, itu tidak lain Pondang Sitorus beserta dua anaknya yakni Tesa Lonika dan Samuel Cresfo.
Selain itu, Firmansyah si pemilik bengkel juga mengalami luka ringan, ia terdorong kulkas yang sebelumnya ada di dalam rumah Pondang Sitorus. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Helldy ‘Ngamuk’ ke Sejumlah OPD Saat Presentasi Pengendalian Banjir

Hukrim

Kasus Ibu Bawa Bayi Dalam Tas di Cilegon, Ini Faktanya…

Peristiwa

Proyek Perbaikan Dermaga 4 Pelabuhan Merak di Stop Disnaker Banten. Ini Alasannya

Pemerintahan

Belum Maksimal Dalam Penyampaian Informasi Publik. Ini Pesan DKSIP ke KIM Cilegon

Hukrim

WAH, Ternyata Ada Produksi Oli Palsu Beromzet Miliaran Rupiah, Dibongkar Polisi

Daerah

Cekcok Mulut Pedagang Buah Bacok Istrinya

Peristiwa

Wisatawan Menyerbu Kawasan Pantai Anyer, Jalur Cinangka-Anyer Padat Polisi Berlakukan Sistem Satu Arah

Peristiwa

Pemain Timnas Malaysia Diserang Orang Tak Dikenal, Terbaru Disiram Air Keras