Pasutri Buka Tempat Pijat Esek-Esek Hingga Rekrut Terapis Muda, Pemilik Diringkus Polda Banten - MEGATRUST

Home / Hukrim / Peristiwa

Jumat, 3 Desember 2021 - 11:35 WIB

Pasutri Buka Tempat Pijat Esek-Esek Hingga Rekrut Terapis Muda, Pemilik Diringkus Polda Banten

FOTO : Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga tengah mewawancarai tersangka AW yang merupakan suami dari RAW, di Mapolda Banten, Jumat (3/12/2021). Amul/Megatrust.co.id

FOTO : Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga tengah mewawancarai tersangka AW yang merupakan suami dari RAW, di Mapolda Banten, Jumat (3/12/2021). Amul/Megatrust.co.id

Megatrust.co.id, SERANG – Pasangan Suami istri atau Pasutri buka tempat pijat esek-esek hingga rekrut terapis muda, Ditreskrimum Polda Banten Ringkus pemilik pada 1 Desember 2021.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten meringkus AW (35) dan RAW (32) yang merupakan pemilik tempat pijat saat berada di tempat pijat esek-esek, di kawasan Citra Raya Tangerang Banten.

Selain menetapkan AW dan RAW sebagai tersangka, petugas juga menetapkan TF (25) yang merupakan perantara antara konsumen dengan pemilik tempat pijat.

Ketiganya diketahui, telah melakukan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO karena telah merekrut para terapis muda berusia antara 18-30 tahun untuk melakukan pijat dan melayani nafsu bejat para konsumen yang datang ke tempat pijat.

Baca Juga :  Polisi Kejar Pelaku yang Pasok Bahan Peledak ke Wilayah Pandeglang, Sering Gunakan Bom untuk Menangkap Ikan

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga, penyidik Ditreskrimum Polda Banten mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus membuka panti pijat dan memberikan kesempatan konsumen untuk perbuatan asusila.

“Ditreskrimum Polda Banten melakukan rangkaian penyelidikan dan menemukan adanya kesesuaian informasi dengan fakta fakta di lapangan, sehingga pada 1 Desember 2021 melakukan upaya represif di tempat panti pijat tersebut,” katanya di Mapolda Banten, Jumat (3/12/2021)

Baca Juga :  Polda Banten Ungkap Hasil Otopsi Korban Ledakan di Pandeglang, Ini Hasilnya.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten Kompol Herlina Hartarani mengatakan, mengatakan pelaku mencari keuntungan dari para terapis dengan meminta uang kamar Rp100 ribu per jam yang dikenakan dari tarif pelayanan tiap tamu oleh therapist sebesar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu.

“Para terapis diketahui berasal dari luar Propinsi Banten, umur relatif 18-30 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Ledakan di Dalam Rumah di Pandeglang, Terdengar Sampai Jarak 10 KM

Atas perbuatannya para tersangka dipersangkakan dengan Pasal 2 atau Pasal 10 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Bekas Toko Variasi Mobil di Cilegon Terbakar, Ternyata Karena ini

Peristiwa

Begini Kondisi Terkini Proses Evakuasi Truk yang Nyemplung di Pelabuhan Merak

Peristiwa

Dua Penumpang Kapal Tercebur ke Laut, Tim SAR Gabungan Sigap Selamatkan Korban

Hukrim

Sadis! Suami Bunuh Istri Pake Pisau Dapur di Serang, Ini Motifnya

Peristiwa

Ratusan Driver Ojol se-Kota Serang Konvoi Kawal Jenazah Seorang Ojol yang Tewas Tertabrak Kereta Api

Hukrim

Polisi Ringkus Pemalsu Isi Galon Merk Aqua. Begini Modus Pemalsuannya.

Peristiwa

Kecamatan Sumur Pandeglang Diguncang Gempa Magnetudo 4,9

Peristiwa

Ratusan Guru Honorer Grudug Gedung DPRD Cilegon