Didatangi Komisi IV DPRD, Dinas PUTR Kota Cilegon sebut : 'Bukan Banjir Tapi Tergenang' - MEGATRUST

Home / Daerah / Pemerintahan

Sabtu, 8 Januari 2022 - 09:31 WIB

Didatangi Komisi IV DPRD, Dinas PUTR Kota Cilegon sebut : ‘Bukan Banjir Tapi Tergenang’

FOTO : Beberapa kendaraan tengah melintas di jalan lingkar selatan Kota Cilegon, saat jalan sedang banjir. Dok Megatrust.co.id

FOTO : Beberapa kendaraan tengah melintas di jalan lingkar selatan Kota Cilegon, saat jalan sedang banjir. Dok Megatrust.co.id

Megatrust.co.id, CILEGON, – Didatangi Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Cilegon, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Kota Cilegon menyebut ‘Bukan Banjir tapi Tergenang’

Kedatangan Komisi IV DPRD Kota Cilegon pada Jumat, 7 Januari 2022, menanyakan perihal penanganan banjir di Kota Cilegon yang tersebar sedikitnya 80 titik se Kota Cilegon.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga dan team mempertanyakan bagaimana penanganan Dinas PUTR Kota Cilegon dalam penganan banjir di Kota Cilegon. Pasalnya banyak keluhan masyarakat ketika turun hujan.

FOTO : Komisi IV DPRD Kota Cilegon melakukan rapat terbatas di kantor DPUTR Kota Cilegon, Jumat (7/1/2022). Amul/Megatrust.co.id

“Iya tadi kita tanyakan terkait masalah penanganan banjir, tadi PU sudah diinformasikan ada sekitar 80 titik banjir di kota cilegon, itu sudah dilakukan penanganan,” kata Erik usai rapat dengan petinggi DPUTR.

Baca Juga :  Belum Genap Setahun, Kepemimpinan Helldy-Sanuji Diguyur Penghargaan Tingkat Nasional

Kata Erik, DPUTR harus fokus dan konsen terhadap penanganan banjir yang sering terjadi di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Kota Cilegon. Karena kondisi JLS sangat memprihatinkan ketika turun hujan

“Tinggal masukannya di JLS, itu harus menjadi konsen dari dinas PU, rencananya PU akan mengundang dinas-dinas terkait untuk rapat bersama, bagaimana penanganan banjir yang ada di JLS,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUTR Kota Cilegon Heri Mardiana mengaku kedatangan anggota DPRD Kota Cilegon dari Komisi IV, menayakan terkait penanganan banjir yang ada di Kota Cilego.

Baca Juga :  Presiden Instruksikan Vaksin Booster, Wali Kota Tangsel Beranikan Diri Pertama Divaksin

“Tadi kedatangan teman-teman DPRD kesini (Dinas PUPR-red) membahas titik banjir, namun kami sudah sampaikan secara umum kami sudah melakukan beberapa upaya, seperti melebarkan gorong-gorong dan memperluas saluran,” katanya.

Menurut Heri, yang terjadi di JLS atau beberapa titik di Kota Cilegon, itu merupakan bukan banjir melainkan tergenang air saja.

“Jadi kami berpendapat bukan banjir melainkan tergenang air, karena beda banjir dengan tergenang air,” ujarnya.

“Tergenang air itu, cuma masalah serapan saja, satu dua jam langsung surut, kalau banjir itu bisa 5 jam sampai 10 jam itu banjir,” sambung dia.

Baca Juga :  Puluhan Waralaba di Kota Cilegon Terancam Ditutup. Kenapa Ya?

Ia pun menjawab, menurutnya hal serupa juga terjadi di JLS itu murupakan genangan air saja, bukan masuk dalam kategori banjir.

“JLS itu tergenang, bukan banjir. tapi itu menjadi evaluasi kita dengan dinas terkait kenapa air tergenang di JLS,” ucapnya.

Heri mengaku sudah melakukan pengkajian, dan komunikasi dengan Dinas terkait untuk menangani genangan air yang ada di JLS sehingga mendapatkan hasil.

“Ternyata ketika kita evaluasi ada saluran yang yang ditutup oleh para pedagang sehingga air tidak masuk ke saluran irigasi,” akunya. (Amul/red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dihantam Kritik Nama Banten International Stadium, Wahidin Halim: ‘Cucu Saya Pake Bahasa Inggris’

Daerah

Genjot Pengetahuan Pajak, KPP Pratama Cilegon ‘Ngariung Pajak’ Bersama SMSI

Daerah

Wali Kota Terima Penghargaan Smart Living Atas Aplikasi Sigacor

Daerah

Jadi Temuan OJK, Lahan Kosong BPRS Cilegon Mandiri Dijual ‘Ketengan’

Daerah

Harga Beras di Kabupaten dan Pasar Rau Kota Serang Turun Harga, Segini Jadinya

Daerah

KPU : Masih Tingginya Suara Tidak Sah

Daerah

Catat! Ini Titik Pemeriksaan Calon Pengguna Jasa Pelabuhan Merak, Siapkan Juga Dokumen Ini.

Daerah

Mitbana dan Sinar Mas Land Layani Vaksinasi Lebih Dari 5.700 Orang