Hanya Hitungan Menit, Dua Peristiwa Alam Terjadi di Laut Selat Sunda - MEGATRUST

Home / Peristiwa

Jumat, 4 Februari 2022 - 21:35 WIB

Hanya Hitungan Menit, Dua Peristiwa Alam Terjadi di Laut Selat Sunda

FOTO : Pantauan Gunung Anak Krakatau dari pos Pengamatan Pasauran, Kabupaten Serang, Jumat (4/2/2022). Amul/Megatrust.co.id

FOTO : Pantauan Gunung Anak Krakatau dari pos Pengamatan Pasauran, Kabupaten Serang, Jumat (4/2/2022). Amul/Megatrust.co.id

MEGATRUST.CO.ID, – Hanya hitungan menit, dua peristiwa alam terjadi laut Selat Sunda, pada Jumat 4 Februari 2022 sore hari.

Dua peristiwa alam yang terjadi di laut Selat Sunda yakni erupsi Gunung Anak Krakatau atau GAK dan gempa bumi di Kabupaten Lebak.

Baca Juga: BMKG Beri Peringatan Dini Waspada Gelombang Tinggi dan erupsi Gunung Anak Krakatau

Informasi yang berhasil dihimpun Megatrust.co.id, dua peristiwa alam terjadi itu diperkirakan hanya berselang kurang lebih selama 4 menit, antara erupsi GAK dan gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 5,5 yang berlokasi di Bayah-Banten.

Pantauan Megatrust.co.id di pos Pengamatan Gak Pasauran Kabupaten Serang, sekira pukul 17.07 WIB terlihat jelas GAK mengeluarkan asap tebal hitam disertai dengan abu Vulkanik.

FOTO: Tangkapan layar dari aplikasi BMKG. Saat terjadi gempa pada Jumat (4/2/2022).

Berselang selama kurang lebih 4 menit. terjadi guncangan beberapa detik dan dirasakan di halaman pos Pengamatan GAK Pasauran Kabupaten Serang.

Baca Juga: Pantauan Aktifitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api atau PPGA Anak Krakatau Deny Mardiono mengatakan, erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada Jumat 4 Februari 2022 pukul 17.07 WIB.

Katanya, erupsi Gunung Anak Krakatau pada saat itu mengalami peningkatan dibandingkan erupsi pada Kamis 3 Februari 2022.

Baca juga: Gempa Kembali Terjadi Guncang Banten Berkekuatan Magnitudo 5,5 Tidak berpotensi tsunami.

“Erupsi Gunung Anak Krakatau kami pantau mengalami peningkatan dibandingan kemarin. Kali ini abu vulkanik terlihat abu-abu pekat, dimana sebelumnya abu-abu tipis,” katanya saat ditemui di Kantor PPGA Anak Krakatau, di Desa Pasauran Kabupaten Serang, Jumat 4 Februari 2022.

Deny mengatakan, erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat 4 Februari 2022, ketebalan abu vulkanik mencapai 50 milimeter.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Kembali keluarkan Asap Tebal, Ketinggian Sampai 1000 Meter.

Gempa akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau terjadi selama 169 detik, selain itu erupsi tersebut melemparkan abu vulkanik pekat setinggi maksimal 1000 meter di atas kawah Gunung Anak Krakatau.

“Aktivitasnya meningkat, namun masih berstatus level 2 yakni waspada,” ujarnya.

Deny Mardiono menegaskan jika erupsi Gunung Anak Krakatau bukan penyebab gempa tektonik di Bayah, dua perisiwa ini kata dia tidak berkaitan sama sekali.
Kata Deny Mardiono, secara ilmiah erupsi gunung tidak akan memengaruhi pergeseran lempeng bumi yang mengakibatkan gempa tektonik.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Keluarkan Asap Tinggi, Ini Dugaan Penyebabnya.

“Kalau erupsi gunung tidak akan mempengaruhi gempa tektonik. Kalau sebaliknya, iya, gempa tektonik bisa mempengaruhi erupsi gempa bumi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Tangerang Suwardi mengatakan, gempa tektonik di Bayah memiliki kekuatan 5,5 magnetudo.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Hembuskan Asap Setinggi 200 Meter

Katanya, titik lokasi gempa bumi di Bayah terletak di 71 kilometer barat daya Bayah.

“Titik kedalamannya berada di 10 kilometer di bawah permukaan laut,” ucapnya.

Menurut Suwardi, getaran dari gempa tektonik tersebut terasa di wilayah Banten hingga Jakarta.
Suwardi menegaskan jika gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami.

“Gempa ini tidak menyebabkan tsunami, sehingga masyarakat pesisir di Bayah tidak perlu khawatir. Namun warga tetap harus waspada,” katanya. (Amul/Red)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Parah! Pegawai Kejari Cilegon Nekat Bawa Sabu ke Lapas. Ngaku Hendak Sidang Online

Pemerintahan

DPRD Kota Cilegon Ingatkan Pemkot, Pengisian Jabatan Kosong Jangan Ada Kekuatan Politik

Peristiwa

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tidak Bernyawa di Dekat Perlintasan Kereta Api

Peristiwa

Ormas Kecewa, Pemkab Serang Undur Pembongkaran THM. Ratusan Masa Tutup JLS Kota Cilegon

Peristiwa

Personel Polda Banten Temukan Perkebunan Ganja, Luasnya Bikin Melongo

Peristiwa

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Petugas Evakuasi Korban Gunakan Kapal dan Helikopter

Peristiwa

Pabrik Thinner di Tangerang Ludes Terbakar

Peristiwa

Arus Mudik Menuju Pelabuhan Merak Padat, Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan Tabrakan Beruntun