Deteksi Omicron Lambat. Ini Penyebabnya - MEGATRUST

Home / Daerah

Kamis, 17 Februari 2022 - 22:14 WIB

Deteksi Omicron Lambat. Ini Penyebabnya

Ilustrasi Virus Corona. (Foto: iStockphoto).

Ilustrasi Virus Corona. (Foto: iStockphoto).

Megatrust.co.id, TANGERANG, – Kasus Covid-19 varian baru Omicron di wilayah Banten terus melejit. Namun deteksi omicron dinilai lambat, ini penyebabnya.

Lambatnya penanganan Covid-19 varian Omicron di wilayah Banten sejalan dengan deteksi omicron yang lambat pula dibeberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Hal itu karena keterbatasan alat di Laboratorium Dinas Kesehatan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Baca Juga :  Antisipasi Covid-19 Varian Omicron, Pemkot Sasar Dunia Pendidikan Saat PTM

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar mengungkapkan, untuk mengetahui seseorang terpapar COVID-19 varian omicron dibutuhkan beberapa langkah lanjutan.

Dari beberapa langkah tersebutlah yang menghambat waktu diagnosa para pasien COVID-19 untuk mengetahui secara spesifik varian apa yang diidap seseorang.

Baca Juga :  Angka Kematian Covid-19 di Cilegon Tinggi, 96 Persen Belum Divaksin

“Untuk mengetahui varian omicron, diperlukan pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF) atau uji deteksi single Nucleotide Polymorphism (SNP) berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) kemudian dilanjutkan dengan oemeriy Whole Genome Sequencing (WGS) positif omicron Sars-Cov-2,” kata Allin, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga :  Wali Kota Tangsel: Klaster Kerumunan Warga Dominasi Penyebaran Covid-19 di Tangsel
  1. Kemampuan alat deteksi Omicron di Indonesia terbatas

Allin mengatakan bahwa tidak semua kasus bisa diperiksa WGS. Sebab, kapasitas pemeriksaannya terbatas.

Dalam sebulan, lanjut Allin, kemampuanya hanya sekitar 2.700 sampel.

“Dengan rincian 1.350 sampel rumah sakit, 300 sampel dari daerah dengan peningkatan kasus, 600 sampel dari provinsi dan 450 sampel PPLN dibagi proposional untuk setiap pintu masuk,” katanya.

Baca Juga :  Omicron Diprediksi Meningkat, Jokowi Minta Masyarakat Gunakan Layanan Telemedicine
  1. Di Banten alat deteksi Omicron hanya di FK UIN Syarif Hidayatullah

Provinsi Banten, kata Allin, mendapatkan bagian alokasi pemeriksaan WGS sebanyak 100 sampel dan 43 sampel untuk alokasi rumah sakit.

Kendati demikian, dia mengungkapkan bahwa di Provinsi Banten, terdapat labolatorium yang mampu melakukan deteksi varian COVID-19.

“Di Provinsi Banten, labolatorium pemeriksa WGS di FK UIN Syarif Hidayatullah,” kata Allin. (Dens/Amul).

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Kota Cilegon Pertanyakan Kontrak Kinerja Direksi PT PCM Sesudah Dilantik

Daerah

Terima SK dari AHY, Demokrat Cilegon Targetkan 6 Kursi di DPRD

Daerah

PMI Tangerang Gelar Sentra Vaksin Sebanyak 1.600 Dosis

Daerah

Perpisahan Hedon, Dindikbud Kota Cilegon Dipanggil DPRD

Daerah

Tahun Poltitik, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Ingatkan Warga Tidak Jual Hak Pilihnya

Daerah

Sebanyak 90,1 % Jemaah Calon Haji Asal Provinsi Banten Sudah Lunasi Biaya Haji

Daerah

Mempercepat Pencairan, Pejabat Kemensos Turun Tangan Cairkan Bansos di Cilegon

Daerah

Jalan Menuju Ujung Kulon Akan Dibangun Awal Tahun 2024 dengan Anggaran Rp 90 Miliar