NEKAT Jual Sapi, Ibu Rumah Tangga di Kota Cilegon Raup Omset Puluhan Juta setiap Bulannya, Begini Peran Dinkop - MEGATRUST

Home / Bisnis

Selasa, 28 November 2023 - 18:57 WIB

NEKAT Jual Sapi, Ibu Rumah Tangga di Kota Cilegon Raup Omset Puluhan Juta setiap Bulannya, Begini Peran Dinkop

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon bersama staf dan pemilik UMKM Kota Cilegon Dam Siti Aminah melakukan foto bersama. Amul/Megatrust.co.id

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon bersama staf dan pemilik UMKM Kota Cilegon Dam Siti Aminah melakukan foto bersama. Amul/Megatrust.co.id

Megatrust.co.id, CILEGON – Dam Siti Aminah, seorang ibu rumah tangga yang nekat menjual 2 ekor sapi nya untuk merintis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sejak 2018 lalu.

Siapa sangka, dengan tekad kuat dan kerja keras akhirnya Dam Siti Aminah pemilik UMKM catring dan snack box ‘Roihan Boga Berkah’ bisa meraup omset puluhan juta rupiah setiap bulannya.UM

Hal itu diketahui, setelah Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon melakukan monitoring ke usaha catring ‘Roihan Boga Berkah’ milik Dam Siti Aminah, di Lingkungan Sumur Jaya, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada Selasa 28 November 2023.

Baca Juga : SIMAK, Jadwal Kampanye Pemilu 2024 Hingga Putaran Kedua

Diceritakan Dam Siti Aminah, awal mula merintis usaha catring, namun kata dia, sebelum itu Dam Siti Aminah membuat kue basah yang dititip ke warung dan kantin sekolahan.

Seiring berjalannya waktu, ia pun mendapatkan tawaran dari salah satu perusahaan untuk membuat catring. Karena tidak punya modal, ia dan suaminya nekat untuk menjual 2 buah ekor sapi.

“Pada awalnya kita sulit banget, dari awal kita kan tidak punya modal, jadi kita nitip ke warung karena belum punya modal,” katanya kepada awak media.

Baca Juga : Kampanye Pemilu 2024 Dimulai Besok, Ini Aturan dan Larangan yang Harus Ditaati

“Karena dapat tawaran dari IP pertama kali waktu itu, modalnya pun pas-pasan, kita modal awal sapi 2 ekor kita jual, itu modal awal kami dari situ,” sambung dia.

Setelah menjual hewan peliharaannya, barulah Dam Siti Amina dan suaminya yang saat itu telah di PHK memfokuskan diri untuk menekuni usaha catringnya.

“Jual 2 ekor dapet uang kurang lebih Rp40 juta, itu jadi pesanan makanan snack box, nasi box, prasmanan, seperti ekahan, khitanan, acara nikahan, tukar cincin dan lain-lain,” ungkapnya.

Baca Juga : Jalan Menuju Ujung Kulon Akan Dibangun Awal Tahun 2024 dengan Anggaran Rp 90 Miliar

Namun tidak berhenti disitu, setelah ibu rumah tangga ini pun beberapa kali mengalami sepi pelanggan terutamapada saat pademi.

Ia bersama rekannya pun mengikuti program Inkubasi dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon pada tahun 2022, jaringan dan wawasan nya pun semakin luas untuk mengembangkan usaha.

Saat ini beberapa perusahaan dan rumah sakit juga memesan snack box dan catring ke Dam Siti Aminah

Baca Juga : UMP Banten 2024 Naik 2,5 Persen, SEGINI JADINYA

“Kita sudah kerja sama dengan Indonesia Power, sama IPRO, kemudian beberapa waktu lalu kita kerjasama dengan rumah sakit Siloam karawaci,” tuturnya.

“Jadi ketika mereka (Rumah sakit siloam) ada even disini, kemudian mereka ngontak kami untuk menyediakan snack dan makannya,” sambung dia.

Dengan begitu, omset usaha catring Roihan Boga Berkah pun melejit, bahkan hingga Rp90 juta per bulan.

Baca Juga : Rahmatulloh Ajak DPD PAN Bantu Rumah Tidak Layak Huni di Jombang, Kota Cilegon

“Omset kami sekarang sudah mencapai kurang lebih Rp90 juta, karena kan ada pesanana dari luar ditambah invoice,” ujarnya.

“Setelah ikut inkubasi, saya semakin percaya diri untuk mempasarkan produk-produk kita, tapi setelah saya posting di beberapa media sosial para pelanggan kebanyakan minta lewat wa,” tambah dia.

Ia mengaku, setelah mengikuti program inkubasi dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon, usahanya semakin dkenal dan semakin banyak orang yang memesan.

Baca Juga : Beberapa Anggotanya Tidak Hadir Dalam Konsolidasi Partai, Ketua DPD II Golkar Cilegon Murka

“Itu memang setelah kita mengikuti program inkubasi, kita banyak relasi disini, itu semua dari program inkubasi, itu produknya di kemas, di foto lebih bagus dan lain-lain jadi akhirnya banyak yang tahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon Didin S Maulana mengatakan, pihaknya bersama tim terus melakukan monitoring terhadap UMKM di Kota Cilegon.

“Ini alumni inkubasi 2022 kita monitoring terus, sampai sejauh mana perkembangan usahanya dan masalahnya apa,” kata Didin.

Baca Juga : Bikin Bangga, Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi Konferensi Umum UNESCO

Mantan penyidik ASN yang bermasalah itu bilang, berdasarkan informasi dari pelaku usaha Roihan Boga Berkah sudah meraup omset sebesar Rp90 juta dalam setiap bulannya.

“Kemajuan UMKM ini, menurut informasi beliau dan mendapatkan beberapa izin, diantaranya halal kita fasilitasi terus higienis, karena masuk ke IP dan rumah sakit siloam harus ada seperti itu, minimal kan ada izin higienis, itu sudah kita fasilitasi semua,” pungkasnya. (Amul/Red)

Share :

Baca Juga

Bisnis

KEREN! Krakatau Posco dan Kementerian Perindustrian Akan Buka Kelas Industri Baja Tingkat Nasional

Bisnis

Jalan Becek dan Kios Bocor, Pasar Kranggot Cilegon Disoal Komisi IV DPRD Cilegon. Ternyata…

Bisnis

PSSI Umumkan Harga Tiket Pertandingan Indonesia VS Argentina Mulai dari 600 Ribu

Bisnis

Hunian Premium The Zora BSD City Masih Diminati Masyarakat di Tahun 2021

Bisnis

PT Indorama Petrochemical Latih Emak-Emak Bercocok Tanam di Lingkungan Sekitar untuk Mandiri

Bisnis

Terlilit Pinjol Sebabkan 5 Fresh Graduate Tidak Lolos Kerja

Bisnis

Pasar Tanah Abang Diserang Pengunjung saat Ramadhan, Segini Penghasilan Per Harinya

Bisnis

30 Ribu Ton Baja Krakatau Steel Berlayar ke Eropa Italia