Megatrust, CILEGON – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud Kota Cilegon tengah menyiapkan skema Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB tahun 2026.
Itu terlihat dari sosialisasi yang dilakukan Dindikbud Kota Cilegon kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP di Gedung Training Center Dindikbud Kota Cilegon, pada Senin 18 Mei 2026.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, skema SPMB tahun 2026 tengah dipersiapkan oleh Dindikbud.
Saat ini, katanya, pihak Dindikbud Kota Cilegon telah mensosialisasikan sistem SPMB kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP se Kota Cilegon.
“Ya, kami saat ini sedang mensosialisasikan Juknis SPMB tahun 2026, sosialisasi terkait aplikasi SPMB-nya, yang sebetulnya setiap tahunnya sudah rutin,” kata Heni kepada awak media.
Heni tidak menafikan setiap tahunnya sistem SPMB terus mengalami perubahan atau ada perbedaan pada jalur penerimaan.
“Tetapi tahun ini memang ada perbedaan, karena kita tahu ada empat jalur ya, jalur penerimaan, sistem penerimaan murid baru,” tuturnya.
Masih kata Heni, ia mengungkapkan terdapat 3 jalur untuk SD dan 4 jalur untuk SMP. “Ada jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua,” tuturnya.
“Nah, untuk jalur prestasi itu sama seperti tahun lalu ya, tetapi untuk jalur prestasi ini kita ada jalur akademis dan non-akademis,” sambungnya.
Sementara untuk jalur SD sendiri hanya ada 3 jalur yakni jalur domisili, jalur afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua.
Heni merinci, untuk SD jalur domisili sebesar 80 persen, afirmasi 15 persen dan perpindahan orang tua 5 persen.
Sementara, untuk SMP jalur domisili sebesar 40 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 35 persen. d
Dimana untuk jalur prestasi sebanyak 20 persen akademik dan 15 persen non akademik, untuk jalur perpindahan orang tua itu 5 persen.
“Untuk jalur-jalur selain jalur prestasi itu sama sperti tahun lalu, tetapi untuk jalur prestasi ini kita ada jalur akademis dan non akademik,” tuturnya. (Amul/Red)
