Konveksi
Daerah

Jalan Legok Kota Serang Sering Macet, Ternyata Ini Biang Keroknya?

×

Jalan Legok Kota Serang Sering Macet, Ternyata Ini Biang Keroknya?

Sebarkan artikel ini
Kondisi jalan hingga selokan di perempatan legok yang diduga menjadi penyebab kemacetan. Ibrahim/Megatrust.

Megatrust, SERANG – Jalan Raya Serang Cilegon tepatnya di sekitaran Legok, Kecamatan Taktakan, Kota Serang kerap mengalami kemacetan parah. Ternyata ini biang keroknya.

Perempatan Legok, diduga menjadi penyebab kemacetan tersebut, selain tidak adanya lampu merah, perempatan tersebut juga mengalami jalan berlubang sehingga membuat laju kendaraan melambat.

Tidak hanya itu, jalan berlubang yang diduga disebabkan oleh genangan air juga memperparah kondisi tersebut.

Jalan ini pula penghubung dari Kota Serang dan Kota Cilegon yang melewati Kabupaten Serang, Kramatwatu.

Padahal beberapa waktu lalu, jalan tersebut sudah diperlebar oleh Pemkot Serang dari arah Rumah Sakit Fatimah menuju ke arah Cilegon.

Berdasarkan data dari google maps Mei 2024 jalan ini masih terbilang bagus belum ada lubang yang akhirnya dikemudian hari membahayakan penguna jalan.

Namun per-2026 jalan ini sudah ada beberapa titik lubang yang tentunya akan membahayakan pengguna jalan serta menimbulkan kemacetan.

Persoalan ini sudah terlihat dari Mei 2024, khususnya selokan di pertigaan menuju RS.Fatimah.

Memang di 2025 sempat ada perbaikan jalan khususnya di pertigaan menuju RS.Fatimah karna cukup sempit karena tempat pedagang kaki lima.

Ihsan mahasiswa Universitas Serang Raya yang tinggal di dekat sana dan selalu melalui jalan tersebut untuk berkuliah cukup menyangkan karena masalah ini belum ditangani secara cepat.

“saya biasa lewat jalan ini dan cukup waspada bukan karena padatnya pengendara, tapi jalan berlubang yang ada apa lagi setelah hujan,” ucapnya.

Hal ini terbukti benar, hingga ada bentuk protestan satir di Google Maps dengan menandakan jalan dengan nama “SUMBER KEMACETAN DAN BANJIR” dan “Banjir terus bikin macet”.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan secara menyeluruh sehingga jalan tersebut bisa normal kembali.

Salah seorang warga Legok Dalam lainnya, bernama Agustian mengeluhkan jika hujan di sore hari timbul kemacetan yang cukup panjang dari dealer BYD sampai arah Kopasus.

“Ini cukup merasakan sehabis hujan di sore atau magrib pasti masalahnya macet efek dari jalan yang berlubang dan selokan yang ga berfungsi,” ujarnya. (Ibrahim/amul)