Konveksi
Sport

Petenis Handal Pada Tumbang dalam Kejurnas Tenis Junior Piala Gubernur Banten 2026 Penuh Kejutan

×

Petenis Handal Pada Tumbang dalam Kejurnas Tenis Junior Piala Gubernur Banten 2026 Penuh Kejutan

Sebarkan artikel ini
Salah seorang petenis muda tengah memperagakan smash saat bermain. Dok KONNI for Megatrust.

Megatrust, CILEGON – Petenis handal dari berbagai daerah banyak yang berguguran dalam Kejurnas Tenis Junior Piala Gubernur Banten 2026 yang diselenggarakan di lapangan Tenis Krakatau Steel pada, 1-4 Februari 2026.

Itu merupakan sebuah kejutan besar dalam dunia tenis junior. Seperti halnya petenis unggulan pertama dan kedua, khususnya pada Kelompok Umur (KU) 16 Tahun Putri yang menjadi pusat perhatian turnamen.

KU 16 Putri tercatat sebagai kategori paling kompetitif dengan jumlah peserta terbanyak.

Persaingan semakin ketat karena diikuti petenis papan atas nasional, di antaranya Amelia Tenizia Putri (Jawa Barat/PNP 2),

Baca Juga :  Wali Kota Cilegon dan Kapolres Tinjau Langsung Dugaan Kebocoran Kimia di PT Vopak

Azza Zulaeka (Jawa Tengah/PNP 3 Nasional), Sofia Grace Santosa (DKI Jakarta/PNP 5), Naifah Nuraisyah (Jawa Tengah/PNP 6), serta Getza Zainie (Kalimantan Selatan/PNP 7).

Kejutan dimulai dari babak 16 besar ketika petenis non-unggulan asal Provinsi Banten, Maula Sa’ya, sukses menyingkirkan unggulan keenam asal Sumatera Selatan, Sherena Valensia, dengan skor telak 6-1, 6-0.

Petenis berusia 14 tahun yang akrab disapa Lula itu tampil dominan sejak awal pertandingan.

Tak berhenti di situ, Lula kembali membuat publik terkejut pada babak perempat final.

Baca Juga :  Wali Kota Cilegon dan Kapolres Tinjau Langsung Dugaan Kebocoran Kimia di PT Vopak

Ia secara meyakinkan mengalahkan unggulan kedua Azza Zulaeka dengan skor 6-0, 6-2, sekaligus memastikan langkah ke babak semifinal.

Di babak semifinal, maula Sa’ya dijadwalkan menghadapi Sofia Grace Santosa, petenis unggulan keempat asal DKI Jakarta.

Kejutan besar lainnya terjadi ketika unggulan pertama Amelia Tenizia Putri harus tersingkir setelah kalah dari Getza Zainie asal Kalimantan Selatan.

Getza keluar sebagai pemenang melalui pertandingan sengit dengan skor 6-1, 6-3, 10-7.

Baca Juga :  Wali Kota Cilegon dan Kapolres Tinjau Langsung Dugaan Kebocoran Kimia di PT Vopak

Sementara itu, Naifah Nuraisyah asal Jawa Tengah juga memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan petenis tuan rumah asal Banten, Seikah Adelina Soarez, dengan skor 6-3, 6-4.

Pada laga semifinal, Naifah akan berhadapan dengan Getza Zainie.

Menanggapi banyaknya petenis unggulan yang tersingkir, Bendahara PELTI Banten, Nurul Wadlifah, menilai hasil tersebut menunjukkan ketatnya persaingan tenis junior nasional.

“Kejurnas kali ini membuktikan bahwa pembinaan atlet junior sudah semakin merata. Petenis non-unggulan mampu tampil percaya diri dan memberikan kejutan, termasuk dari Banten,” katanya. (Amul/Red)