Megatrust, CILEGON – Lalu lintas di simpang PCI Kota Cilegon sangat krodit lantaran tiga titik ruas jalan sedang dalam perbaikan.
Agar tidak terjadi krodit, Pemkot Cilegon bersama dengan kepolisian akan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas.
Hal itu terlihat dari beberapa pejabat Pemkot Cilegon yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi perbaikan lajur.
Seperti diketahui, saat ini simpang PCI sedang dalam perbaikan baik menuju JLS, menuju Serang, dan menuju Cilegon sendiri.
Sehingga, krodit lalu lintas pun tidak terhindarkan lantaran penyempitan lajur dengan jumlah kendaraan tidak seimbang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menjelaskan peninjauan dilakukan untuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan optimal.
Para pemangku kepentingan akan merumuskan langkah strategis dalam pengaturan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.
“Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan serta menyiapkan langkah pengaturan lalu lintas,” ujarnya.
Heri menambahkan, adanya sejumlah kegiatan pembangunan infrastruktur di lokasi tersebut berdampak pada peningkatan volume kendaraan dan kepadatan arus lalu lintas.
Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan guna meminimalisir kemacetan.
Perwakilan Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Banten, Ariefian, mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam pengaturan lalu lintas di lapangan.
“Untuk pengaturan lalu lintas, kami mengikuti arahan dari pihak terkait. Pekerjaan ini kami upayakan selesai secepat mungkin, dengan target penyelesaian pada akhir Mei,” tuturnya.
“Dalam pelaksanaannya, kami terus berkoordinasi dengan kepolisian dan menyesuaikan kondisi di lapangan,” sambungnya.
Di sisi lain, Kanit Turjawali Satlantas Polres Cilegon, Ipda Eko Wahyudi, menjelaskan pihaknya telah menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan.
“Kami mengambil diskresi dengan mengabaikan sementara lampu lalu lintas dan memprioritaskan arus kendaraan dari arah yang paling padat,” tuturnya.
“Khususnya menuju Serang disaat jam pulang kerja. Selain itu, diterapkan juga sistem contraflow di perempatan untuk memperlancar arus kendaraan,” jelasnya. (Amul/Red)










