Konveksi
Daerah

Banjir Jadi Hantu di Kabupaten Serang, Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Sorot BPBD

×

Banjir Jadi Hantu di Kabupaten Serang, Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Sorot BPBD

Sebarkan artikel ini
Suasana rapat dengar pendapat atau RDP angata Komisi IV DPRD Kabupaten Serang dan pihak BPBD Kabupaten Serang. Ibrahim/Megatrust

Megatrust, SERANG – Komisi IV DPRD Kabupaten Serang langsung menggelar Rapat Dengar Pendapat atau RDP pada 29 Januari 2026 di ruang rapat DPRD.

Lantaran, banjir masih menjadi hantu di wilayah Kabupaten Serang. Bagaimana tidak, beberapa titik banjir masih tersebar di 23 kecamatan.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV menyoroti lambannya penanganan BPBD terhadap korban banjir di wilayah Kabupaten Serang.

Seperti halnya diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Zuliyanto, tidak adanya sistem alarm kepada masyarakat ketika curah hujan meningkat.

“Harus adanya sistem yang mampu mendeteksi tingkat curah air yang nantinya bisa ada penangan banjir sedini mungkin,” ucpanya

Tidak hanya itu, beberapa pemukiman dibeberapa kecamatan yang masih berada di jalur air.

Sehingga, katanya, itu menjadi salah satu penyebab banjir yang terjadi di Kota Serang.

Senada disampaikan Anggota komisi IV DPRD Kabupaten Serang lainnya, Ahmad Muhibbin, kurangnya kesigapan kerjasama kolektif dalam penanggulanan korban banjir di BPBD.

“Harus ada kerjasama kolektif yang akhirnya bisa membantu masyarakat yang terdampak,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada BPBD Kabuapten Serang agar memiliki data lengkap korban banjir.

Sehingga nantinya bantuan yang diberikan tidak salah sasaran.

“BPBD harus memiliki data detail bukan hanya lokasi yang terdampak juga bantuan yang sudah di berikan cukup atau tidak,” jelasnya. (Ibrahim/Amul)