Megatrust, SERANG – Warga Serang dan sekitarnya cukup antusias bermalam mingguan di Royal Baroe pada 01 Febuari 2026.
Masyarakat terbilang antusias mengunjungi Royal Baroe baik itu bersama keluarga, pasangan dan lainya, keadaanya pun terbilang padat pengunjung.
Royal Baroe menjadi salah satu destinasi baru yang sering dikunjungi dan terbilang murah.
Antusias itu semenjak pembukaan Royal Baroe pada Jumat, 26 Desember 2025 lalu.
Pada malam minggu ini, beberapa rombongan istri wali Kota Serang datang dan melihat keadaan Royal Baroe.
Dendi salah satu anggota Dishub menjelaskan, semenjak pembukaan Royal Baroe dirinya dipindah bertugas untuk mengawasi royal baroe.
“Banyak angota Dishub yang dialihkan ke Royal Baroe yang sebelumnya ber dinas di perhubungan Kota Serang dan malam ini juga ada sekitar 7 anggota yang ikut mengawal acara Opik di alun-alun barat,” ucapnya.
Namun ia cukup menyangkan masih banyak masyarakat yang kurang sadar dalam membuang sampah pada tempatnya.
“dari awal dibuka memang ramai apa lagi malam minggu, tapi banyak sampah yang berserakan padahal banyak tong sampah tersedia,” jelasnya.
Dibalik keindahan Royal Baroe ada kemirisan yang harus segera di tangani diantaranya sampah yang berserakan kerap kali banyak pengunjung.
Belum lagi belakangan banyak titik-titik di Kota Serang atau Kabupaten Serang terkena bencana banjir, salah satu permasalahan ialah sampah diluar problem yang lainya.
Amal bersama temannya yang mengunjungi Royal Baroe cukup antusias walau cukup miris dengan keadaan sampah yang berserakan.
“Sebenernya Royal Baroe sesuai dengan apa yang diharapkan seperti di Malioboro ataupun jalan Asia Afrika, namun miris kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim,” ujarnya
Memang butuh waktu untuk akhirnya masyarakat tertib saat mengunjungi suatu destinasi tetapi perlu penangan cepat agar tidak berlarut larut.
Walikota bukan hanya mengontrol keadaan Royal Baroe tapi harus ada tindakan jelas dalam penanganan sampah ini. (Ibrahim/Amul)
