Konveksi
Daerah

KKP Kelas II Banten Kawal Arus Mudik Lebaran 2023, Ada Ambulan Motor Disiagakan

×

KKP Kelas II Banten Kawal Arus Mudik Lebaran 2023, Ada Ambulan Motor Disiagakan

Sebarkan artikel ini
Dirjen dari Kementerian melakukan pengecekan terhadap peralatan yang ada di KKP Kelas II Banten. Marup/Megatrust.co.id

Megatrust.co.id, CILEGON, – Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP Kelas II Banten sudah mempersiapkan diri mengawal arus mudik lebaran 2023, kesiapan tersebut ditandai dengan gelar pasukan yang dipimpin langsung Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Maxi Rein Rondonuwu, pada Rabu 12 April 2023.

KKP Kelas II Banten tidak hanya menyiapkan pasukan, yang nantinya akan mengawal jalannya arus mudik lebaran 2023 di dua Pelabuhan Merak dan Ciwandan, namun, KKP Kelas II Banten juga menyiagakan sedikitnya 4 buah ambulan motor untuk melayani para pemudik yang mengalami masalah di dalam Pelabuhan.

Dirjen P2P Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, ada sejumlah arahan yang disampaikannya kepada KKP Kelas II Banten dalam mendukung kelancaran arus mudik lebaran 2023.

Pelaksanaan apel kesiapsiagaan pasukan untuk menghadapi arus mudik lebaran 2023. Marup/Megatrust.co.id

Kemudian, kata Maxi, KKP Kelas II Banten juga diminta betul-betul sudah mempersiapkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pemudik dengan matang di dua Pelabuhan Merak dan Ciwandan.

Baca Juga :  Kapolri Minta Masyarakat Beri Informasi ke Polisi Terkait Kendala Jalur Mudik Menuju Pelabuhan Pelindo II Ciwandan

Menurutnya saat pengecekan, kesiapan KKP Kelas II Banten sudah sangat baik. Kesiapan itu dilihat dari sisi SDM, sarana dan prasarana. Terlebuh adanya beberapa ambulan motor yang akan melakukan penjemputan kepada pasien di dalam Pelabuhan.

Tidak hanya itu, KKP Kelas II Banten juga telah menyiapkan 3 Posko Pelayanan Kesehatan yang didirikan di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bojonegara.

Baca Juga :  Tinjau Pelabuhan Merak, Jokowi Minta Arus Mudik Tahun 2023 Dipersiapkan Matang

Lebih lanjut, kata Maxi, pihaknya begitu kagum dengan terobosan yang dilakukan KKP Kelas II Banten dengan menyiapkan ambulans motor. Menurut dia, ambulans motor sangat perlu untuk disediakan, manakala pemudik mengalami kedaruratan kesehatan ditengah kemacetan, KKP bisa langsung pro aktif memberikan pelayanan kesehatan dengan ambulans motor itu.

Dirjen dari Kementerian Kesehatan melakukan pengecekan terhadap peralatan yang ada di KKP Kelas II Banten. Marup/Megatrust.co.id

“Jadi bukan hanya di posko (pelayanan kesehatan diberikan), tetapi kita proaktif kalau nanti ada laporan di macet, kemudian ada orang sakit. Seperti kejadian lalu, karena kehausan, ga mau, persiapan banyak, sudah dehidrasi, dan ada yang serangan, itu kan tidak boleh ditunda. Sehingga ambulans motor ini menurut saya sangat baik,” terangnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tinjau Harga Sembako di Pasar Kelapa, Di Boyolali Harga Bahan Pokok Turun

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten, Ongky Sedya Dwi Sasangka menjelaskan, sebanyak 18 tim medis dipersiapkan untuk penjagaan pos kesehatan. Kedelapan belas tim kesehatan terdiri dari, 7 orang dokter, 15 orang perawat, 18 orang sanitarian, 15 oranf surveilans, 1 orang apoteker, 4 orang driver ambulan, 4 orang MMER dan 18 orang teknis lainya.

“Untuk mengantisipasi kekurangan personel, kita bekerjasama dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, PMI, Pramuka untuk arus mudik lebaran tahun 2023,” pungkasnya. (Marup/Amul)