Megatrust, CILEGON – Wali Kota Cilegon Robinsar merombak sedikitnya 2 pejabat eselon II di lingkungan pada Jumat 24 April 2026. Pengambilan sumpah berlangsung di aula Setda Kota Cilegon.
Diketahui, pejabat eselon II yang terkena rotasi dan mutasi yakni Hayati Nufus yang awalnya menjabat sebagai Kepala Dinas DPMPTSP sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Sementara, satu pejabat eselon II Eva Sarifah yang semula menjabat sebagai Kepala Dinas Pependudukan dan Catatan Sipil, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama bagi seluruh pejabat yang baru dilantik.
Tidak hanya itu, Wali Kota Robinsar juga melantik puluhan pejabat fungsional yang bekerja di lingkungan Pemkot Cilegon.
Dalam kesempatan tersebut, Robinsar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan.
Ia berharap pengalaman dan pencapaian yang telah diraih dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di posisi yang baru.
“Kami percaya, dengan integritas dan potensi yang dimiliki, para pejabat yang dilantik hari ini mampu membawa energi baru,” katanya.
“Sehingga perangkat daerah ke depan dapat semakin maksimal dalam melayani masyarakat,” sambungnya.
Kepada pejabat fungsional yang dilantik, Robinsar mengingatkan bahwa pengangkatan tersebut didasarkan pada kebutuhan organisasi di masing-masing perangkat daerah.
Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh pejabat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik.
“Saya yakin Bapak dan Ibu sudah memahami tugas, tanggung jawab, serta kewajiban masing-masing,” ujarnya.
“Berikanlah pelayanan terbaik dan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab agar kebutuhan di setiap OPD dapat terpenuhi,” tegasnya.
Robinsar juga memberikan perhatian khusus kepada para Kepala OPD agar mampu mengoptimalkan potensi pegawai yang baru dilantik.
Ia menekankan agar seluruh pejabat yang telah melalui proses uji kompetensi dapat diberdayakan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Pelantikan ini juga merupakan hasil dari usulan perangkat daerah,” katanya.
“Oleh karena itu, saya minta agar para pegawai yang dilantik dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak disia-siakan,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Cilegon, Joko Purwanto, menjelaskan sedikitnya ada 37 pejabat fungsional dilantik dalam kegiatan tersebut.
Dari jumlah tersebut, 15 orang berasal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang mengalami penyesuaian nomenklatur jabatan.
“Perubahan ini hanya penyesuaian nama jabatan, misalnya dari Analis Muda Investasi menjadi Analis Muda Penanaman Modal,” tuturnya.
“Selain itu, terdapat 1 guru dan 21 analis pertama yang tersebar di berbagai OPD, seperti perencana di Bappeda serta tenaga medis di Dinas Kesehatan dan lain sebagainya,” sambungnya. (adv)









