Sanuji
Daerah

Pada Tahun 2025, Pemkot Cilegon SILPA kan Puluhan Miliar, Ini Penyebabnya

×

Pada Tahun 2025, Pemkot Cilegon SILPA kan Puluhan Miliar, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo didampingi Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putera memberikan keterangan usai rapat evaluasi mengenai SILPA Kota Cilegon, pada Senin 5 Januari 2026. Dok Kominfo for Megatrust.

Megatrust, CILEGON – Pada 2025 kemarin, Pemkot Cilegon mencatat adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sekitar Rp80 miliar.

Itu merupakan hasil evaluasi pelaksanaan program OPD Tahun Anggaran 2025, sebagai dasar persiapan perencanaan anggaran tahun berikutnya agar lebih efektif dan akurat.

Evaluasi sendiri dilaksanakan pada Senin 5 Desember 2026 di Aula Setda Pemkot Cilegon.

Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, SILPA tersebut terjadi karena dua faktor utama, yakni pendapatan daerah yang melampaui target serta adanya efisiensi belanja.

Baca Juga :  Terjun Langsung, Ketua Dewan Tangani Penyebab Banjir di Jombang dan Cibeber

“PAD Cilegon secara keseluruhan melebihi target, di atas 100 persen. Selain itu, belanja-belanja yang tidak terlalu penting kami efisiensikan, sehingga menghasilkan SILPA yang cukup,” katanya saat ditemui usai rapat.

Menurut Aziz, rapat evaluasi sendiri dilakukan untuk melihat kinerja OPD sepanjang 2025. Termasuk menyoroti program yang masih kurang optimal.

Itu dilakukan, agar bisa diperbaiki ke depan, khususnya dari sisi ketepatan waktu, perencanaan, dan administrasi.

Baca Juga :  Golkar Cilegon Bantu 1 Ton Beras dan Mie Instan Untuk Korban Banjir

“Kami ingin mendorong agar susunan perencanaan anggaran setiap OPD tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menegaskan pentingnya perbaikan sistem perencanaan anggaran agar tidak lagi berbasis asumsi.

“Ke depan, potensi pendapatan harus benar-benar dihitung dengan kertas kerja yang jelas. Jangan berasumsi. Semua harus realistis dan sesuai kondisi lapangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Cilegon Keliling Lokasi Banjir dan Kunjungi PMI, Ajak Warga Bercanda

Wakil Wali Kota juga menekankan perlunya penyesuaian harga satuan belanja agar sesuai dengan harga pasar. Menurutnya, hal tersebut penting untuk mencegah pemborosan anggaran dan ketepatan harga per satuan anggaran.

“Kalau di pasaran harganya segitu, jangan sampai dianggarkan jauh lebih tinggi. Kami ingin anggaran benar-benar efektif dan fokus pada kebutuhan, bukan keinginan,” ujarnya. (Amul/Red)