Peristiwa

Remaja 16 Tahun Ditemukan Mengambang di Kali Terate, Basarnas Berhasil Evakuasi

×

Remaja 16 Tahun Ditemukan Mengambang di Kali Terate, Basarnas Berhasil Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Basarnas Banten langsung melakukan evakuasi terhadap remaja yang diketahui mengambang di kali Terate. Dok Basarnas for Megatrust.

Megatrust, SERANG – Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Kali Terate, Kelurahan Terate, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Selasa 15 Januari 2026.

Korban diketahui berinisial PA yang merupakan warga Sumampir Timur RT 006/004, Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten menerima laporan terkait kondisi membahayakan manusia tersebut dan segera mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Robinsar Murka Warganya Terendam Banjir, Lewat Pemprov Banten Tidak Akan Beri Ampun Tambang Ilegal

Tim SAR berangkat menuju lokasi pada pukul 12.55 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 13.11 WIB di Kali Terate, yang berada di akses jalan desa dan kawasan pabrik.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan persiapan peralatan evakuasi. Sekitar pukul 13.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Pendataan Rampung, Pemkot Cilegon Optimalkan Perbaikan Jalan Tahun 2026

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Panggung Rawi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut dan diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Setelah proses evakuasi selesai, tim SAR melaksanakan debriefing pada pukul 13.40 WIB.

Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur terlibat, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten, Polres Kota Cilegon, BPBD Kota Cilegon, serta dibantu oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pemkot Cilegon Bangun TPT Darurat, Gerak Cepat Tangani Banjir Susulan

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari. (SAR/Amul)